Disindir Makin Tua dan Jelek dan Ingin Cari Perempuan Lain Lagi, Begini Jawaban ‘Skakmat’ Sang Istri Kepada Suaminya.. Mengejutkan!

loading...
loading...

Dalam rumah tangga ada saja masalah yang memicu perdebatan suami istri.nahkan ada yang mengeluh mengenai kondisi pasangannya yang jauh lebih kurang baik dari pada sebelum menikah dulu, Ya,

dulu sebelum menikah istrinya langsing dan cantik.Tetapi seusai menikah ia berubah menjadi gendut dan tidak hebat lagi.

Faktor ini tidak sedikit dikeluhkan tidak sedikit pria yang telah menikah, Sampai tidak heran tidak sedikit yang mencari wanita lain untuk sekedar berbahagia-bahagia alias kawin lagi.

Tetapi para suami bakal sesak nafas dan tidak dapat mengatakan apa-apa seusai membaca kisah ini. Kisah seorang istri yang rutin diprotes suami sampai wanita ini meluahkan isi hatinya pada suami.

Suatu hari semacam biasa sang suami pulang kerja dan mendapati istri sedang memasak di dapur untuk makan malam. Istrinya saat itu tengah sibuk menyiapkan makanan dan minuman di meja makan.

“Makanan telah siap, cepat cuci tangan sana,” ujar sang istri terhadap suaminya. Entah mengapa, suami ini malah merasa jenuh dengan perkataan istrinya setiap hari rutin itu-itu saja.

Ia merasa bosan dengan rutinitas yang semacam itu saja. Menikah selagi 5 tahun, ucapan-ucapan yang manis nan romantis tidak terdengar lagi
yang ada hanya seputar kehidupan yang rutin diucapkan berulang-ulang. Yang ada perkataan dan rutinitas yang berulang-ulang.Suami mengharapkan ada variasi dengan mengkonsumsi roti alias singkong.

“Lelahnya makan nasi setiap hari,” gumam terhadap sang suami. Awalnya si istri tetap tidak memberbagi respon apapun. Tetapi suami coba mengatakan lain dengan menceritakan apabila bosnya dikantor nyatanya mempunyai seorang istri muda.

“Dengar-denga, bos puny istri mud seba istri tuany suka dingi makany diriny cari lag,” ujarny sambil meliri istriny. “Kalau dipikir-pikir, benernya juga ya, kalau setiap hari liatnya itu-itu saja tentu bakal bosan imbuhnya..

Mendengar perkatan itu, istrinya sadar apabila sang suami mencoba menyindirnya. Ia pun meletakan mematikan kompor dan menatap serius wajah . “Kalau ada wanita cantik yang mau diajak kalian nonton film bareng, silahkan saja.

Tapi suruh dirinya datang mengurus dulu anak-anak, kelak aku yang bayarin nonton,” perkataan sang istri membikin suaminya terkejut.
Istri melanjutkan perkataannya wanita cantik diluar sana rutin berdandan super cantik sebab tidak sedikit memperoleh perawatan yag mahal sedangkan sang istri tiap bulan saja wajib memperoleh jatah dari suami yang tidak tidak sedikit.

Apalagi wajib mengurus rumah tangga, tapi apabila diberbagi uang tidak sedikit dan punya waktu untuk memelihara diri ia juga bakal tampil lebih cantik.
“Kamu pengen cari lagi, yang lebi muda serta cantik silahkan.
Aku sama anak pindah. Suruh dirinya masuk rumah ini semakin urus kalian dengan orang tuamu, aku ingin lihat apakah 5 tahun kemudian ia betah alias tidak,” bebernya.

Menonton istrinya makin emosi, si suami lantas berkilah ia hanya bercanda. Sang istri tetap tidak bergeming dan melanjutkan perkataanya yang membikin suaminya tidak berkutik.

“Siapa yang mau rela mengurus rumah dan anak dan orang tuamu. Kok tidak ada terima kasihnya, malah mau cari istri muda. Rumahnya ini hanya butuh pembantu, biar istrimu ini dapat dandan dan mengurus diri sendiri.
Dapat menemanimu jalan-jalan makan enak asalkan diberbagi fasilitas lebih, kalian gak usah cari yang lain lagi,” emosi sang istri makin membuncah.

“Kalau kalian nggak dapat kasih fasilitas itu, jangan salahkan istrimu berubah sehingga jelek, tiap hari tahunya ngurusin keluarga. Salahin diri kalian sendiri yang tidak lebih baik sama istrimu,” ujar sang istri sambil menangis.
Tetap terdiam, suaminya lalu mengatakan, mengapa sang istri mau hidup bersamanya sekarang dan tetap betah dengan kondisi yang tidak enak.

Si Istri itu pun menjawab bahwa nikah itu seumur hidup sekali. Baginya, kehidupan sekarang telah cukup, apabila ada ada pria lain mungkin hanya sekedar sehingga istri muda, dengan akhirnya bakal sama berhidup sama yaki mengurus anak-anak dan dapur.

Ucapan sang istri ini pun membikin suaminya terbangun apabila istri yang dimilikinya sekarang begitu memahami kehidupannya. Ia pun berjanji tidak bakal meperbuat perbuatan yang menyakiti sang istri. Ia sadar bahwa kehidupannya sekarang wajib membikinnya lebih bersyukur.

Semoga kisah ini memberbagi pembelajaran buat kami semua
loading...
Loading...
loading...
close