Astaga! Ternyata BAB yang "Keras" Menandakan "Penyakit Serius" Ini! Jangan Anggap Sepele Bentuk dan Warna BAB!!

loading...
loading...

Orang menghabiskan waktu kurang lebih tiga tahun masa nasibnya di "toilet". Pernahkan kamu memantau perubahan dalam BAB-mu setiap hari? Buang air besar tak hanya bersifat metabolik, tapi juga mencerminkan kesehatan tubuh. Mengenali warna serta bentuk tinja merupakan tutorial untuk mengenal kondisi kesehatan lebih awal.

Tinja yang paling sehat berwarna "kuning keemasan". Apabila lain dari itu, maka wajib diperhatikan apakah ada persoalan pada usus, perut, limpa alias organ lainnya.

1. Merah: wasir alias dubur berdarah
2. Hitam alias merah terang: banyak gejala pendarahan usus
3. Kehijauan: Tukak lambung, perdarahan perut
4. Abu-abu: Penyumbatan empedu
5. Terang alias putih: hepatitis, sirosis alias penyakit kelenjar pankreas
6. Kuning tua: Persoalan kandung empedu alias penyerapan tak lebih baik
5 Bentuk tinja menunjukkan persoalan organ dalam

Ketika tinja mengalami perubahan abnormal, tak jarangkali pertanda tubuh sedang melawan infeksi, ketidak lebihan gizi, alias akumulasi racun.

1. Berbentuk potongan terpisah serta keras
Kemungkinan radang akut pada usus halus, alias tak lebih asupan air serta serat, alias minum antibiotik, juga dapat menyebabkan anus berdarah.

2. Berbentuk sosis tapi terdiri dari potongan keras
Kotoran ini biasanya susah dikeluarkan, banyak merupakan sindrom iritasi usus besar, usus panas dalam, alias usus sensitif.

3. Berbentuk sosis serta permukaannya retak
Banyak sembelit kronis, mudah menyebabkan wasir, kehilangan nafsu makan, pendarahan rektum.

4. Semacam sosis tapi lembut serta halus
Selamat! Ini merupakan bentuk tinja yang paling sehat. Saluran pencernaan serta tubuh Kamu bekerja dengan baik.

5, 6, 7. Terlalu lunak
Sebagian besar merupakan diare, intoleransi laktosa, infeksi virus alias bakteri, penyakit seliaka, diabetes, radang pankreas alias penyakit Edison.

Disini diingatkan, apabila bentuk, warna serta aroma kotoran berubah alias semacam ciri-ciri di atas, segera periksa dokter agar lebih aman. Saat bentuk tinja berubah, tandanya ada perubahan pada tubuh juga, mungkin sudah terserang penyakit alias organ mana yang ada persoalan, biasanya erat dengan penyakit pankreatitis, fibrosis kandung empedu, penyakit celiac, serta persoalan penyerapan/saluran pencernaan.

Semoga berguna!

Sumber: http://www.cerpen.co.id/post_145289.html
loading...
Loading...
loading...
close