Begini Cara Hadapi Suami yang Selalu Merasa Benar dan Tak Mau Disalahkan

loading...
loading...

Kehidupan rumahtangga sarat dengan konflik dan perbedaan pendapat antara suami istri. Banyak orang bilang bahwa pertengkaran merupakan bumbu penyedap dalam sebuah pernikahan.


Namun, apabila suami Anda tipe yang tidak mau disalahkan ketika masalah terjadi dan sering menyudutkan seolah semua pertengkaran pemicunya adalah Anda.

Nah, di sini Anda juga harus cerdas apakah level pertengkaran sudah tak lagi layak disebut bumbu penyedap. Sebab, yang Anda rasakan justru bumbu pahit yang membebani pikiran Anda.

Dr Gaurav Deka, seorang psikoterapis, terapis regresi, dan pakar Meta Health, mengungkapkan ada empat langkah menghadapi tipe suami yang tidak mau disalahkan atas segala masalah dalam rumahtangga.

Berikut uraiannya:

Langkah satu
Katakan pada suami Anda alasan Anda bertahan menjalani pernikahan dengannya. Jika karena cinta, katakanlah. Jika karena anak, ungkapkanlah.

Langkah kedua
Anda harus membicarakan pada suami tentang kelakukan dan kebiasaannya yang buruk itu. Jangan takut untuk jujur bahwa suami sudah tak lagi perhatian, selalu marah-marah, sering tidak berada di rumah, dan kurang membantu mengurus keluarga. Uraikan semua kesalahan suami, Anda tak perlu menutupinya.

Langkah ketiga
Anda katakan pada suami semua perasaan dan frustrasi Anda dalam pernikahan sebagai orang yang selalu disalahkan. Jangan tutupi bahwa Anda merasa sedih, depresi, marah, dan cemas.

Langkah keempat
Sampaikan pada suami tentang keputusan Anda. Pastikan keputusan itu lebih untuk kebaikan diri Anda sendiri, bukan tentang dia.

Ulang-ulang terus kata “Aku” atau “Saya”. Gestur yang demikian menegaskan bahwa Anda juga seorang manusia yang memiliki harga diri, percaya diri, dan Anda pantas mendapatkan perlakukan lebih baik dari siapapun.

Dr Deka mengingatkan bahwa apabila suami masih juga melanjutkan kebiasaan buruknya ini, maka mungkin sudah saatnya Anda memikirkan kembali apakah pernikahan Anda cukup berharga atau sebaliknya.

sumber
loading...
Loading...
loading...
close